Home » , , » Cara membuat Bootable Flashdisk Untuk Instalasi Windows

Cara membuat Bootable Flashdisk Untuk Instalasi Windows

Posted by Kamar Pekick on Tuesday, 9 January 2018

Sekarang kita akan belajar cara menjadikan flashdik menjadi bootable atau dapat dipergunakan untuk melakukan instalasi windows. Sebelum kita melakukan pembuatan bootable flashdisk untuk instalasi windows, pastikan sobat sudah tahu tahapan-tahapan dalam membuat file ISO Image tersebut.
Mari kita flashback tentang cara membuat file ISO windows yang dapat sobat baca disini -> Cara Membuat File ISO Windows.
Setelah mengetahui apa itu file ISO dan ISO Image beserta fungsinya, barulah kita akan belajar membuat flashdisk menjadi bootable untuk keperluan instalasi windows. Untuk membuat bootable tersebut ada berbagai cara, diantarnya tanpa mengunakan bantuan software (menggunakan CMD) dan menggunakan bantuan software.

Jika kita ingin membuat flashdisk kita menjadi bootable tanpa bantuan software, hal yang perlu diperhatikan adalah ketelitian dalam menggunakan perintah-perintah di CMD dan perintah-perintah tersebut harus kita ketikan secara manual, mungkin bagi orang yang tidak mengerti atau tidak paham tentang perintah-perintah CMD otomatis akan merasa kebingungan dan kesulitan dalam membuat flashdisk menjadi bootable. hehehehe
Namun untuk mempermudah pekerjaan itu maka terciptalah sebuah software-software yang dapat mempermudah seseorang dalam membuat flashdisk menjadi bootable dengan bermodalkan Klik-klik saja tanpa harus memasukkan atau mengetikkan perintah-perintah secara manual.

Sebelum berlanjut ke prakteknya, kita sering melihat dikomputer dan mendengar dari orang-orang tentang format FAT, FAT32 dan NTFS. Kita bahas sebentar ya tentang format-format tersebut agar wawasan kita bertambah, hehehehe
*Yang pertama adalah FAT
FAT (File Allocation Table) yang artinya Tabel Alokasi Berkas adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara beroperasinya yang dikembangkan oleh Bill Gates (Microsoft) dan Marc MacDonald (1976-1977) dan sistem berkas ini digunakan oleh sistem operasi MS-DOS. Sistem berkas ini merupakan berkas utama untuk sistem operasi pada saat itu (1981). Hampir semua versi windows mendukung FAT, GNU/Linux dan Machintos Mac OS/X pun suport dengan FAT.

*Yang kedua FAT32
FAT32 adalah versi berkas dari FAT yang terakhir yang dikembangkan untuk menawarkan kemampuan menampung jumlah cluster yang lebih besar dalam partisi. selain itu juga dapat mengembangkan kemampuan hardisk menjadi lebih baik dibanding generasi FAT sebelumnya. FAT32 sering kita jumpai pada Flashdisk dan kartu memori (micro SD). FAT32 ini pertama kali diperkenalkan ketika microsoft merilis windows 95 OEM Service Release 2 atau service Park 2.

*Yang ketiga NTFS
NTFS (New Technology File System) yang merupakan sebuah sistem berkas yang dimasukkan oleh Microsoft dalam kumpulan sistem operasi windows NT, yang terdiri dari Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7. Sistem berkas NTFS memiliki sebuah desain yang sederhana tapi memiliki kemampuan yang lebih dibanding kelompok sistem berkas FAT. NTFS menawarkan beberapa fitur yang dibutuhkan seperti pengaturan akses (access control) untuk mengakses sebuah berkas atau direktori.

Setelah kita mengetahui tentang format FAT, FAT32 dan NTFS, sekarang kita masuk ke intinya, yaitu menjadikan flashdisk kita menjadi bootable untuk keperluan instalasi windows, pada kali ini kita akan membuatnya dengan menggunakan bantuan software. Siapin bahan-bahannya ya sobat, hehehe
-Pastikan sobat mempunyai flashdisk dengan maksimum kapasitas 8GB dan minimum 4GB
-Lalu Format Fd sobat agar benar-benar kosong dari data dan file
-Ambil softwarenya disini -> Rufus 2.18.exe
-Jalankan software yang sudah sobat download tadi
-Secara otomatis software tersebut akan mendeteksi fd sobat dari nama dan kapasitasnya
-Lakukan pengaturan seperti gambar berikut :


Note:
1. Device : Membaca secara otomatis nama fd dan kapasitasnya
2. Partition scheme and target system type: ada beberapa pilihan diantaranya :
    -MBR partition scheme for BIOS or UEFI
    -MBR partition scheme for UEFI
    -GPT partition scheme for UEFI
    #Kita pilih yang paling pertama
3. File system : juga mempunya beberapa pilihan, diantaranya :
    1.FAT (default)
    2.FAT32
    3.NTFS
    4.UDF
    5.exFAT
    #Kita pilih NTFS (3)
4. Cluster size : juga mempunya beberapa pilihan :
    1.1024 bytes
    2.2048 bytes
    3.4096 bytes (default)
    4.8192 bytes
    5.16 kilobytes
    6.32 kilobytes
    #Kita pilih yang 4096 bytes (default)
5. New volume label : membuat nama fd
6. Pada menu format options terdapat pilihan yang harus kita beri tanda ceklis diantaranya :
    *Quick format
    *Create a bootable disk using : ada beberapa pilihan diantaranya :
    1.MS-DOS
    2.FreeDOS
    3.ISO Image
    4.DD Image
    #Kita pilih ISO Image dan kita klik gambar disk disampingnya lalu cari file ISO windows-nya
    *Create extended label and icon files
7. Klik Start dan tunggu sampai pembuatan fd menjadi bootable sampai selesai
8. Setelah selesai silahkan sobat cek fd sobat, apakah file-file windows-nya sudah masuk kedalam sistem fd sobat yang sudah menjadi bootable. Lihat gambar berikut :


Pada gambar diatas sudah terdapat sistem operasi windows 8 yang telah kita buat dengan menggunakan software Rufus dan isi sistem operasi windows 8 tersebut dihasilkan dari ISO Image yang telah kita pilih dan kita cari pada langkah nomor 6.

Sekarang tinggal lakukan instalasi windows pada komputer/laptop sobat lewat BIOS.
What ?? ga tau cara masuk BIOS dan milih device priority-nya ?? ok. Nex time kita belajar cara melakukan instalasi windows-nya melalui BIOS.
Sekian dulu tulisan saya kali ini tentang cara membuat flashdisk menjadi bootable untuk keperluan instalasi windows dengan menggunakan bantuan software Rufus. Mohon maaf apabila banyak penyampaian dan penjelasan yang kurang begitu jelas serta banyaknya salah-salah kata dalam penulisannya.
Wassalam.

Thanks for reading & sharing Kamar Pekick

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment